...::Selamat Datang di Coretan kitieHarjanto::...

Selasa, 15 Maret 2011

Harga Sebuah Waktu

Ada seorang Abi pulang ke rumah dalam keadaan letih disambut oleh anak lelakinya yang berusia 7 tahun didepan pintu.

Adek : Abi, bloeh tidak adek bertanya?

Abi : Iya...Adek mo tanya apa?

Adek : Berapa pendapantan Abi perjam?

Abi : Itu bukan urusan adek, buat apa Adek menanyakan itu?

Si Abi mulai marah karena merasa lelah.

Adek : Adek tidak tahu Bi. Tolonglah beritahu berapa pendapatan Abi di kantor perjam?
Si Adek mulai merayu.

Abi : Rp 10.000 perjam,emang kenapa?

Adek : Oh..

Si Adek menjawab sambil merunduk ke bawah. Kemudian memandang wajah Abinya sambil bertanya,”Abi..boleh tidak Adek pinjam Rp 5.000 dari Abi?

Si Abi mulai berang dan berkata,”Oh,itu sebabnya kamu tanya berapa pendapatan Abi?! Untuk apa uang sebanyak Rp 5.000? Mau buat beli mainan lagi? Abi kerja capek-capek bukan untuk buang uang sembarangan. Sekarang pergi ke kamar dan tidur, sudah lewat jam tidur nih...”

Adek kecil 7 tahun itu terdiam dan perlahan-lahan melangkah kembali ke kamar tidurnya. Si Abi duduk di atas sofa dan mulai memikirkan mengapa anaknya yang sekecil itu memerlukan uang sebanyak itu.

Kira-kira 2 jam kemudian si Abi kembali tenang dan berpikir, kemungkinan anaknya benar-benar memerlukan uang sebanyak itu sebelumnya.

Dengan perasaan bersalah si Abi melangkah menuju kamar anaknya dan membuka pintu. Didapati anaknya masih belum tidur.

Abi : Kalau kamu betul-betul perlu uang, ni ambil Rp 5.000 ini.

Adek segera terbangun dan tersenyum girang.

Adek : Terima kasih banyak Abi.

Si Adek begitu gembira, kemudian mencari-cari sesuatu di bawah bantalnya dan mengeluarkan lima lembar uang seribuan yang sudah kusut.

Saat dilihat uang itu oleh Abinya, Si Abi kembali marah. “Kenapa kamu minta uang lagi sedangkan kamu sudah ada uang sebanyak itu?Dan darimana kamu dapat uang di bawah bantal sebanayk itu?http://www.blogger.com/img/blank.gif

Si Adek tertunduk tidak berani menjawab menatap wajah Abinya. “Uang ini Adek kumpulkan dari uang saku sekolah yang Abi beri setiap hari. Adek minta lagi 5 ribu dari Abi sebab uang yang Adek punya sekarang tidak cukup”,jawab si Adek perlahan.

“Tidak cukup?Memang mau buat beli apa?”,Si Abi bertanya balik.

“Abi,sekarang Adek sudah punya 10 ribu. Abi ambil uang ini. Adek mau beli satu jam dari waktu kerja Abi. Adek ingin,Abi pulang kerja lebih awal 1 jam besok. Adek kangen mau makan malam sama Abi.” Jawab si Adek tanpa berani menatap wajah Abinya. Terdiam dan hanya merasakan air bening jatuh dari matanya.

sumber

0 komentar:

Posting Komentar